-->

10+ Mitos Penyakit Rematik, Anda Harus Tahu!!

Mitos Penyakit Rematik

Benarkah mandi malam dapat menyebabkan penyakit rematik? Agar anda tidak salah informasi, yuk simak berbagai macam mitos penyakit rematik di masyarakat.

Dalam dunia medis, penyakit rematik disebut dengan artritis. Artritis ialah peradangan yang terjadi pada persendian. Gejala yang ditimbulkan penyakit ini ialah rasa nyeri pada sendi serta rasa kaku pada sendi. Berbagai macam mitos pun kerap kali bermunculan di masyarakat, salah satunya ialah mandi malam ini. Agar kamu tidak salah informasi, ada baiknya kalian pahami terlebih dulu tentang penyakit rematik ini ya.

Umumnya penyakit rematik dibagi menjadi 2 jenis yang kerap kali terjadi, yakni Rheumatoid Artitis dan Osteoartritis. Artritis reumatoid atau biasa dikenal dengan rematik dapat menyebabkan kesulitan dalam menggunakan tangan dan kaki sedangkan Osteoartritis ialah peradangan kronis yang berada pada persendian yang disebabkan kerusakan pada tulang rawan. Osteoartritis sendiri menyebabkan rasa sakit pada persendian dan bengkak.

Pastinya berbagai macam mitos tentang penyakit rematik ini pun bermunculan di masyarakat, Informasi yang salah yang anda ketahui akan dapat menimbulkan kesalahan dalam menyikapinya. Berikut mitos penyakit rematik yang perlu anda ketahui.

Mitos Penyakit Rematik

1. Mandi Malam dapat Menyebabkan Terkena Rematik

Mitos Penyakit Rematik

Nyatanya melakukan mandi malam tidak menyebabkan rematik sama sekali. Penyakit rematik sendiri tergolong ke dalam penyakit Autoimun yang dimana sistem imun (Kekebalan tubuh) yang menyerang tubuhnya sendiri.

Dalam beberapa kasus, pengidapnya akan merasakan nyeri pada persendian. Fakta yang sebenarnya ialah Mandi pada malam hari akan memperburuk kondisi seseorang yang sudah memiliki penyakit rematik, namun bila anda tetap ingin melakukan mandi malam, alangkah baiknya anda menggunakan air hangat. 

2. Penderita Rematik Tidak Boleh Dipijat

Mitos Penyakit Rematik

Untuk kasus yang satu ini sebenarnya kurang tepat, melakukan pemijatan yang tidak tepat sesuai anjuran dokter dapat memperparah rasa sakit itu sendiri. Usahakan sebelum anda melakukan proses pemijatan, sangat dianjurkan sesuai saran dari dokter.

Biasanya tehnik pijat yang dianjurkan pada pengidap rematik seperti myofascialrelease, pijat refleksi, hot stone atau cold stone massage, trigger point massage.

Baca Juga Benarkah Penderita Penyakit Rematik Sering Terjadi Pada Wanita?

Dengan melakukan pemijatan (Baik sendiri ataupun Terapi) dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan radang sendi serta dapat menolong anda yang susah tidur.

3. Wanita Hamil dan Menyusui Lebih Rawan Terkena Penyakit Rematik

Menurut penelitian dari American College of Rheumatology di New Orleans, Louisiana, Mereka menyatakan bahwa wanita yang sedang menyusui selama 2 tahun atau lebih, lebih kecil kemungkinannya untuk terkena penyakit rematik dibandingkan dengan wanita yang menyusui bayi mereka kurang dari 3 bulan.

4. Sering Mengertakan Jari dapat Menyebabkan Risiko Rematik

Pastinya anda sering melakukan hal tersebut bukan? Membunyikan jari seusai melakukan beberapa kegiatan. Faktanya sering menggertakan jari tidak meningkatkan risiko terkena rematik, melainkan hal tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan pada ligamen sendi. 

5. Penyakit Rematik Pasti Disebabkan karena Faktor Genetik (Keturunan)

Mitos yang satu ini tidak sepenuhnya salah, namun anda harus tahu fakta yang sebenarnya. Penyakit Rematik tidak semuanya diwariskan kepada keturunannya. Sehingga jika orang tua anda pengidap rematik, belum tentu anda juga akan mengidap penyakit tersebut.

6. Rematik Akibat di Ruangan Ber AC

Faktanya, Mitos yang satu ini tidak terbukti kebenarannya. Secara Patologis, rematik ini tidak ada kaitannya dengan cuaca dingin dari ruangan ber AC. Air serta udara dingin akan menyebabkan kapsul sendi mengkerut.

Hal tersebut tentunya akan menambah rasa nyeri bagi pengidap rematik yang memang sendinya sendiri sudah sakit. Alangkah baiknya bagi penderita rematik, tidak dianjurkan untuk terlalu lama pada cuaca dingin pada ruangan ber AC sehingga dapat mengurangi rasa nyeri pada sendi.

7. Terlalu Sering Konsumsi Jeroan dapat Menyebabkan Risiko Rematik

Resep Jeroan Sapi

Makanan Jeroan sendiri ialah salah satu makanan yang banyak mengandung Purin. Mitos ini pun banyak sekali dipercaya oleh masyarakat, bahwa mengkonsumsi jeroan akan menyebabkan seseorang terkena penyakit rematik.

Faktanya, konsumsi makanan jeroan terlalu banyak akan menyebabkan anda terkena Penyakit Asam Urat atau Artritis Gout (Pirai).

8. Konsumsi Kangkung dan Bayam Sebabkan Rematik

Tidak ada hasil dari penelitian yang menyebutkan bahwa konsumsi kangkung dan juga bayam dapat meningkatkan risiko rematik. 

9. Semua Penyakit Rematik disebabkan karena Asam Urat

Faktanya, sekitar 10% saja, penderita rematik yang kondisi asam uratnya tinggi. Banyak pasien asam urat justru tidak mengalami penyakit rematik.

Tingginya asam urat dalam darah, belum tentu akan menyebabkan rematik. Rematik dapat terjadi apabila Asam urat terkumpul terlalu banyak dalam sendi sehingga membentuk kristal monosodium urat.

10. Rematik hanya terjadi Pada Orang Lanjut Usia

Faktanya, penyakit rematik ini dapat menyerang semua orang baik masih muda maupun sudah lanjut usia. Namun, rematik ini kerap kali terjadi pada wanita sedangkan pria lebih mudah terserang Gout atau Asam Urat.

Sumber Klikdokter

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close