-->

Cara Ternak Cacing Sutra Bagi Pemula - Lengkap

Cara Ternak Cacing Sutra

Duniabelajar.com - Cacing sutra sudah tak asing lagi bagi para peternak ikan. Kebutuhan pakan yang satu ini, bisa dibilang pakan yang wajib ada, saat sedang beternak segala jenis ikan. Namun tahukah anda bagaimana cara ternak cacing sutra ini?.

Cacing sutra tergolong mudah dibudidayakan serta tak membutuhkan lahan dan modal yang besar. Permintaan akan cacing sutrapun kian meningkat di pasaran, mengingat pakan cacing sutra ini mengandung banyak sekali gizi bagi pertumbuhan ikan.

Tentunya hal ini berbanding terbalik dengan stok alam yang tidak dapat diandalkan, selain itu bila cacing sutra yang berada di alam ini terus-menerus diambil, maka akan mengganggu ekosistem alam itu sendiri.

Bagi anda yang masih pemula, budidaya cacing sutra bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan, apalagi harga cacing sutra yang sudah mendekati Rp 8.000 per gelas plastik kecil. Sehingga tak jarang banyak pelaku budidaya mengincar cacing sutra untuk dibudidayakan.

Oleh sebab itu, Duniabelajar akan memberitahukan kepada anda tentang bagaimana cara ternak cacing sutra biar sukses bagi pemula, berikut langkah-langkahnya :

Cara Ternak Cacing Sutra

1. Niat

Sebelum anda melakukan usaha apapun, pastikan selalu diawali dengan niat, sehingga nantinya kalian akan bersungguh-sungguh dengan usaha yang akan kalian rintis ini.

2. Persiapan Indukan Cacing Sutra

Untuk indukan cacing sutra, pastikan anda mengambilnya langsung dari alam. Dikarenakan untuk budidaya cacing sutra sendiri membutuhkan indukan pilihan dengan karakteristik ukuran tubuhnya lebih panjang kira-kira sepanjang 5-6cm. Apabila jika anda membelinya dari toko, besar kemungkinan hasil yang anda dapatkan nanti kurang maksimal.

Setelah anda sudah mendapatkan bibit cacing sutra dari alam maupun beli, selanjutnya cacing sutra tersebut kita bersihkan kemudian karantina dengan wadah tertutup selama 4 sampai 5 jam, hal ini bertujuan untuk memisahkan cacing sutra yang anda dapatkan dari alam dengan lumpur.

3. Media Budidaya Cacing Sutra

Pada kesempatan kali ini, kami menggunakan media dari keramik dan tidak menggunakan lumpur, untuk ukurannya sendiri tergantung lahan yang anda miliki, jangan lupa untuk perairannya selalu terjaga dikarenakan cacing sutra tergolong hewan yang mudah mati.

4. Pakan Cacing Sutra

Banyak dari teman-teman mempertanyakan, apa saja makanan cacing sutra agar mereka dapat tumbuh dan berkembang biak. Sebenarnya makanan untuk cacing sutra sangatlah sederhana, anda bisa memberinya ampas tahu serta sayur-sayuran yang sudah difermentasi terlebih dahulu.

Lalu bagaimanakah cara memfermentasi pakan cacing sutra? berikut langkah-langkah cara memfermentasi pakan cacing sutra :
  • Siapkan bahan-bahan berupa 10 kg ampas tahu, em4 serta molase
  • Campurkan setiap bahan tersebut dengan perbandingan 10:2:4 dengan takaran 10kg ampas tahu, 2 tutup botol em4 dan 4 tutup botol molase
  • Aduk hingga merata, pastikan sebelum anda mencampurkannya, ampas tahu tersebut sudah anda peras terlebih dahulu
  • Selanjutnya, masukan ke dalam wadah dan tutup rapat.

Perlu anda ketahui, pemberian ampas tahu berfungsi untuk tempat indukan cacing sutra agar dapat berkembangbiak disamping juga sebagai makanan cacing sutra.

5. Panen Cacing Sutra

Pastinya disini banyak sekali yang menanti-nantikan tentang berapa lama budidaya cacing sutra hingga panen, untuk pemanennya sendiri bisa anda lakukan setelah 3 minggu dari proses penebaran bibit, namun alangkah baiknya setelah mencapai 1 bulan lebih.

Untuk pengemasan cacing sutra, anda bisa menggunakan proses pembekuan dan juga pengemasan dengan wadah plastik yang sebelumnya sudah anda isikan oksigen. Bila pada saat melakukan pengemasan cacing sutra, anda tidak memberinya oksigen, besar kemungkinan cacing sutra tersebut akan mati. Serta jangan lupa, bila anda mengirim dalam jumlah yang banyak, alangkah baiknya anda menaruh es batu disamping-sampingnya, agar kesegara dari cacing sutra tidak menurun.

Kenapa Cacing Sutra Bisa Mati?

Matinya cacing sutra bisa ditandai dengan kurangnya air yang mengalir pada media budidayanya, kondisi air yang buruk dapat menimbulkan jamur pada cacing sutra sendiri. Disamping itu juga Nyamuk juga dapat menyebabkan kematian pada cacing sutra, 1 kali gigitan nyamuk dapat menyebabkan kematian pada cacing sutra.

Oleh karena itu alangkah baiknya anda juga menebar ikan. Tujuan penebaran ikan ini untuk memakan jentik-jentik nyamuk yang mana merupakan hama bagi cacing sutra itu sendiri. Perlu anda tahu, gigitan nyamuk dapat menyebabkan kematian pada cacing sutra yang kita budidayakan ini. Untuk jenis ikannya anda dapat memakai ikan gapi, molli dan pedang.

Mengapa tidak ikan cupang saja? Anda pasti sudah mengetahuinya bukan, bahwasannya ikan cupang ini tidak bisa ditebar pada tempat yang sama, apabila ditempatkan di tempat yang sama, maka mereka akan bertarung satu sama lain sehingga tidak cocok bila ditebar dengan ikan cupang.

Cara Budidaya Cacing Sutra

Semoga dengan adanya tutorial cara ternak cacing sutra ini, dapat membantu anda yang ingin sekali membudidayakan cacing sutra di rumah. Sekian terima kasih.

Tags

  • cara ternak cacing sutra
  • cara budidaya cacing sutra
  • ternak cacing sutra
  • pakan cacing sutra

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close